Administrasi Server dan Jaringan : KONFIGURASI DNS ( DOMAIN NAME SYSTEM) PADA OPENSUSE 13.1

Administrasi Server dan Jaringan : KONFIGURASI DNS ( DOMAIN NAME SYSTEM) PADA OPENSUSE 13.1

Developer        : Rizqi Amalia Mardhatillah

Adviser           : Selamet Hariadi

 

Abstrak           :

  1. OpenSUSE adalah sistem operasi komputer yang dibangun diatas kernel Linux.
  2. DNS (Domain Name System) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet.
  3. Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antara 32 bit sampai 128 bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet.

KONFIGURASI DNS ( DOMAIN NAME SYSTEM) PADA OPENSUSE 13.1

DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surel (email) untuk setiap domain. Menurut browser Google Chrome, DNS adalah layanan jaringan yang menerjemahkan nama situs web menjadi alamat internet.

OpenSUSE 13.1 adalah system operasi linux yang dapat digunakan untuk dijadikan server, meskipun kurang maksimal dalam penggunaanya. Dan untuk mengkonfigurasi DNS pada OpenSUSE 13.1, langkah langkah yang harus dilakukan adalah :

  1. Setting pada server dengan S.O OpenSUSE 13.1 :
  • Masuk pada system Yast
  • Masuk pada menu Network Setting
  • Pada jendela Overview, klik Edit dan isi:

               IP Address : (susuai keinginnan anda)

               Subnet Mask : (susuai keinginnan anda)

               Hostname : (susuai keinginnan anda)

  • Masuk pada jendela Hostname/ DNS, Jangan centang Assign hostname to loopback IP, dan kemudian isi :

               Hostname : (susuai keinginnan anda)

               Domain Name & Domain Search : (susuai keinginnan anda. Ex: www.tkj.com)

               Name Server 1 : (sesuai keinginnan anda)

               Name Server 2 : (sesuai keinginnan anda)

  • Masuk pada jendela Routing
  • Pada menu Device, pilih eth2
  • Kemudian tekan OK

 

  1. Setting pada client dengan S.O Windows 7 :
  • Pastikan PC client sudah terhubung (menggunakan kabel UTP cross over) pada PC server
  • Setting IP pada PC client tersebut, dengan cara :
    • Masuk pada Open Network and Sharing Center
    • Masuk pada Local Area Connection
    • Klik properties
    • Klik pada IP v4, kemudian klik properties
    • Centang Use The Following IP Address (untuk memberikan IP secara manual )
    • Kemudian isi :

                 IP address: (sesuai keinginnan anda, asalkan satu jaringan dengan server)

                 Subnet Mask : (susuaikan dengan server)

                 Default Gateway : (susuaikan dengan server)

  • Klik OK
  • Masuk pada cmd
  • Ketik ping (IP server anda) untuk mengecek apakah PC client sudah terhubung dengan server atau tidak)
  • Ketik ping (DNS server anda) untuk mengecek apakah PC client sudah terhubung dengan DNS server atau tidak)
  • Jika sudah terhubung, maka masuk ke browser dan ketikkan DNS server pada browser. Jika kita sudah bisa masuk pada halaman jaringan anda, maka konfigurasi anda sudah berhasil.

 

 

 

 

SUMBER :

http://id.wikipedia.org

Pertemuan pembelajaran tanggal 04 Februari 2015

2 thoughts on “Administrasi Server dan Jaringan : KONFIGURASI DNS ( DOMAIN NAME SYSTEM) PADA OPENSUSE 13.1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s